Rabu, 02 Januari 2013

'4 cm' adventure

Yoo.. Assalamualaikum semua, gimana nih feeling kalian di tahun yang baru? Kalo aku sendiri sih mencoba menjadi pribadi yang lebih dewasa di tahun baru ini , apalagi ga terasa ini udah tahun terakhir aku di SMAN 2 tercinta. Ga terasa sama sekali , insyaAllah next bisa nge lanjut di USU. Mohon doa nya ya readerssss...

Allrightyyy, karena masih suasana tahun baru aku mau post sedikit tentang pengalaman keren kami (dwiki , yogi, Bio, Ilyas) di hari terakhir tahun 2012. Ini pengalaman yang bisa di bilang aneh, umumnya orang kebanyakan have fun niup - niup terompet, watching fireworks, Jalan - jalan entah kemana, dan lain-lain. Tapi kami, kami rela pergi malam tahun baru hanya untuk nonton "5 cm" di Cinema 21.

Awalnya di mulai dari sore hari nya, jam - jam 4 sore aku dan ilyas pergi ke ruma Bio. Sebelum ke rumah Bio, Ilyas minta nebeng dan langsung aja aku ke rumahnya. *tin *tin "Ilyas! Ayok la yas!" berhubung uda kesorean aku tereak - tereak aja. Dengan santai nya Ilyas keluar dengan celana pendeknya, "Loh? uda nyampe wik?" dengan muka polos dia bertanya. Kalo belom nyampe kan gak mungkin aku di sini? aku berbicara dalam hati. "Tunggu la ya, ganti baju dulu", terpaksa aku nunggu lagi. Kira - kira 5 menit Ilyas nyuruh aku masuk. "Lupa aku nyuci piring wik, nantik marah Umi aku. Tunggu la ya!" Ilyas keliatan buru - buru. Dia nyolokin pompa air... "Oalah! Mati lampu ya?! Lupa aku!" Ilyas terdengar seolah - olah dunia berakhir. Guess what, ternyata yang mau di cuci cuma sedikit. Gelas dan sendok doang, dengan selo nya aku bilang "Alah yas yas, ini aja nya! nanti aja bisa itu!" dan dia ngejawab "Bukan yang itu! Ini di dapur satu lagi!". Ternyata, banyak piring - piring di dapur "Satu Lagi". Yah, mau gimana lagi berhubung mati lampu kami pun pergi.

Sebelumnya kami emang udah buat rencana nongkrong sampe besok di rumah Bio. Pas udah nyampe, seperti kebanyakan anak - anak cowok lain yang keren, beriman, dan suka menabung kami langsung adu skill di PS 2. Yap, apa lagi kalo bukan main bola, match pertama barcelona v Tottenham. Uda pasti aku makek Barcelona dan Bio makek Tottenham, and so the battle begins!

Gak terasa udah Half time, bukan nya nge les karena kalah nih, tapi keadaan joystick Bio yang "magic" ini telah membawa score menjadi 1-3$. Yap, aku masih ingat jelas skor yang ajaib ini. Barcelona menangis , dan spurs tertawa. Telak karena stick nya! Bukan karena ga pande yaa *alasan

Dan peluit babak dua pun berbunyi, langsung saja giliran barcelona menyerang sampai akhirnya messi sampai ke daerah kotak penalty spurs dan tiba - tiba passing nya melenceng tah kemana. Langsung saja spurs mengambil bola, ternyata ada alves haha sedikit tenang. Namun, apa yang terjadi? Alves tak kunjung bergerak, eeeh ternyata analog nya mati. Sungguh ironi cara alves membiarkan dempsey lewat begitu saja, tanpa membuang peluang spurs mencetak gol keempat! Dan skor akhir pun 2-5! Gak masalah, yang penting barcelona kalah terhormat karena faktor analog yang sering main mata .

Ilyas yang dari tadi udah jadi komentator yang selalu menghina aku pun main, masih teringat kata - kata sombong ilyas. "Wik wik, lawan tottenham aja kalah!" ,dengan sabar aku jelasin ke dia "Yas , kau belom ngerasain gimana rasanya make ini stick! Liat la ntar kalo kau bisa menang!". Dengan pede-nya Ilyas main, jagoan nya arsenal, dan Bio tetep make Tottenham. Second match! Tottenham v Arsenal, Kick off babak pertama di mulai, dan spurs yang mengendalikan permainan. Pastinya dong, ga mungkin tuan rumah gak bisa make stick dia sendiri walaupun rusak. Apa yang terjadi? Baru saja 10 menit berlangsung Arsenal telah kebobolan! Yap, Ilyas tampak terheran - heran dengan keadaan stick nya. Dan senyum kemenangan ku pun membuahkan hasil. Langsung aja aku manas-manasin "Gimana yas?Kalo bisa kau menang, JAGO!". Ilyas pun hanya bisa diam tak bersuara, makin lama spurs mencetak lebih banyak angka. Ilyas yang tadi nya bersuara keras sudah mulai terdengar hening sekarang.

Permainan pun di hentikan ketika Om pardon memanggil Bio, Om pardon a.k.a Pardono. Terdengar suara Om Pardon nyuruh Bio ngambil sesuatu di Ruko nya. Tanpa membuang waktu, aku ,Ilyas dan Bio langsung caw ke jalan setia budi persisnya di safiyatul untuk ngambil pesenan nya Om Pardon. Ilyas yang tadi belom sempat mencuci piring pesenan Umi nya tercinta harus pulang lebih dulu. Bukan karena dia takut mengabaikan tanggung jawabnya, namun karena dia takut Sang Umi murka kepada nya. Yap, sungguh anak yang sangat sayang dengan ibu nya. (karena takut)

Kami pun nge-drop Ilyas di depan gang rumahnya dan langsung caw ke safiyatul. Sepanjang perjalanan, aku dan Bio bicara banyak hal tentang negara ini khususnya lalu lintas Medan. Pas uda di daerah simpang pos jalanan sepi, kaya bukan simpang pos yang biasanya padat abis. Bio langsung tencap gas "Wohooo. Kalo kaya gini terus kan enak di Medan! Gada macat!" Tampak sekilas semangat balap Bio. Aku juga terpukau, rasanya Medan bisa lebih tertib kalo keadaan lalu lintas nya begini. Maksudnya, Kalo kepadatan kendaraan umum di kurangi pasti bisa tertib. Atau ada cara lain, jalan - jalan raya di lebarin sedemikian rupa supaya gak terlalu macet dan padat.

'Asik cuy, liat nih tertib kali.' Dengan nyamannya aku bilang hal yang absurd di Medan *loh?
'Mantap la wik kalo Medan gini, giliran merah semua berenti.' Bio pun ikutan cakap kotor

Hingga tiba - tiba ada kereta tanpa helm, tanpa body kereta yang memadai , dan wajah kusam ngebut dari belakang nerobos lampu merah tanpa merasa dosa sama sekali. Kami terdiam sejenak, padahal momen - momen tadi masih berbicara betapa tertib nya Medan di HARI ITU

kriik...kriik...krikk
'HAHAAHAHAHAHAHAHAHAHAHA' tertawa lebar bersama, bangga dengan keberanian orang Medan!

Setelah selesai ngambil barang - barang Om Pardon, kami pun bergegas ke rumah Ilyas. Karena sebelumnya dia bilang dia udah kelar nyuci piring di rumah nya. Kami mutusin buat jalan dari jalan yang berbeda, karena sedikir ill feel kalo dari jalan tadi -___-

Ternyata dari jamin ginting malah macet, well ga heran ini kan pajak! Tapi apa daya bung, baru saja kami bercerita kebiasaan betor (becak motor) di Medan yang suka tiba - tiba banting stir ke kiri demi pelanggan nya tanpa memkirikan ada orang di belakang yang lagi jalan. Hingga pada akhirnya korban yang ada di belakang betor tadi terpaksa ngikurtin betor itu ke kiri biar ga ketabrak, coba aja bayangin pasti senyum - senyum sendiri hahaa

'Oppp, Yo! Tengok itu! HAHAHAH!' sambil nunjukin betor di depan
'AHAHAHAHA! Kacau kali! Baru aja di ceritain!' Bio ngekeh sampe gak terdengar bunyi oksigen masuk ke pernafasan nya *lebay

Kami biasa nyebut betor itu "HANYA DIA DAN TUHAN YANG TAU KAPAN DIA MAU BELOK"
Bayangin aja men! Spion nya cuma satu, di kanan. Ga masalah kalo dia belok kanan pasti liat spion kanannya, kalo dia mau belok kiri? Tanpa fikir panjang demi orang yang butuh jasa nya langsung aja dia banting stir ke kiri!
Lampu tangan? Menurut penelitian 99,99999999999999999999999% lampu tangan betor "MATI"! Gak heran itu betor di cuci aja engga apalagi di service -___-

Lupakan betor dan kita kembali ke cerita. Sebelum nyampe ruma Ilyas, Bio dapat ide acara Malam tahun baru, yap nonton "5 cm". Langsung aja aku sms Ilyas, nannya dia mau atau enggak. Dan balasan Ilyas, hanya dua huruf "OK", *sabar wik sabar.

Kami udah nyampe di rumah Ilyas, dan guess what? Udah dari 10 menit lalu di suruh siap - siap ke depan gang rumahnya dan alhasil dia belom juga ke depan gang. Udah di sms dia cuma jawab, "OK". Apanya yang ok tapi kami nunggu juga 10 menit -___-

Langsung Bio buat another joke "Kurasa Ilyas ni di suruh Umi nya 'Sumpah Al-Qur'an'. Jangan macam - macam di luar ya nak!"
'HAHAHAHA ! Kurasa gitu juga Yo! Abis sumpah itu dia baca surah aj-jin dulu, biar ga di ganggu jin dia'
'HAHAHA! Astaga Ilyas Ilyas'

Setelah gelak - gelak bersama, Ilyas tiba-tiba ngebuka pintu mobil.

'Yaampun! Udah masuk aja tiba - tiba yas!' aku ngerasa shock
'Ayokla we, uda mo maghrib ni!' Ilyas ga sabaran
'Sumpah Al-Qur'an dulu kau tadi ya?Kok lama kali?'
'Itu, Umi aku gak percaya aku keluar malam taun baru sama kelen. Di kiranya ada cewek.'

Kriiikk... kriikkk...kriik
Padahal aku berharap Ilyas di hukum gara - gara telat nyuci piring 

Sesampai nya di rumah Bio udah maghrib, selesai sholat dan makan di ruma Bio kami langsung gerak. Dan pas lagi di jalan kami nyoba ngajak Yogi lagi. Sebelumnya udah di ajak sih, cuma katanya dia ada acara di rumah nya. Pas di bm, dia malah balas 'Ayok lah!'
Walah? Jadi tadi sore kenapa gak ke rumah Bio? Dan kami bertiga pun dapat ide buat ngerjain Yogi...

Sepanjang perjalanan, kami buat plan berupa kata - kata seperti 'Bisa kali kau gamau ke ruma Bio ya! di jeput baru mau!' atau 'IS kali kau ya bong!' (Ilmu Selamat) ataau 'Gak mau kau abis minyak ya! Harus di jeput biar hemat minyak!'

Memang sedikit kasar, tapi demi kebaikan yogi!

Kami pun nyampek di rumah Yogi, *suittt..suiit
Banyak pemandangan indah di rumah yogi ternyata .(Cewek-Cewek) Tanpa berfikir panjang kami bertiga keluar dari mobil dengan gaya yang super cool, namun sayang kami hanya sebentar di sana dan langsung pergi. Kami bertiga make baju bola, dan yogi sendiri yang beda. Ada lagi bahan kami buat mengasingkan dia *huahuhahaha

'Bilang lah yo, rencana kita.' aku ngebisik Bio
'Tunggu lah, tunggu agak jauh' Bio keliatan senyum-senyum. Dan Yogi pun penasaran
'Kenapa we?Bilang lah weee!'

Udah mulai jauh dari rumah yogik, dan Bio yang pertama beraksi

'Kau ya bong! Bisa kali kau gamau ke rumahku, di jeput kau mau!' Bio acting marah sambil ketawa
'Haha iya kau ya bong, dah lah turunin aja dia sini Yo!' Ilyas ikutan
'Loh?Ih! Bisa kali klen ah! aku kan tadi ada acara, bantu-bantu aku tadi!  Yogi menjelaskan sambil tertawa
'Turunin aja di tempat yang gada angkutannya Yo!Biar jalan dia pulang, hahahaa!' Aku nyaranin tanpa dosa
'Hahaha! Sia - sia lah aku ikut nih!'
'Haa. Sini aja lah kau turun bong! Jalan lah kau pulang!kwkwkw'

Dan akhirnya yogi gak jadi turun, dia stay di mobil tentunya. Kawan mana yang tega nurunin gitu aja di tengah jalan haha

Gak terasa, setelah tertawa terbahak - bahak di jalan entah karena apa kami hampir sampai di paladium.
Dan tidak heran lagi, macat. Sudah pasti macat kalo tahun baru, dan kami pun terpaksa ikutan antrian di jalan. Kalo masalah bosan sih enggak, karena kami berempat selalu punya bahan buat tertawa. Tapi ada satu hal yang aneh, entah kenapa dari tadi banyak orang yang ngeliatin mobil Bio. Dengan santainya kami nganggap mobil kami keren, jadi banyak yang ngeliatin.

Dengan pede nya yogi ngomong 'Kan liat tuh, banyak yang bekaca di mobil kita. Mungkin orang ini tau ada aku di dalam jadi bekaca semua.'

Kriiik...Kriikkk...Kriikkk
Terdengar beberapa tawa yang gak ikhlas *hahah

Dan setelah kira - kira setengah jam, ada seorang bapak - bapak yang naik mobil pick-up tereak dari sebelah kiri.

'Eh! Ban mobil kelen itu udah ancur kali!'

Nah, itu dia ternyata penyebab banyak orang melirik dan "Berkaca" di mobil kami. Tapi kondisi jalan yang rame begini gak mungkin kami bisa turun dan ganti ban sekarang. Akhirnya kami mutusin buat lanjut perjalanan, ban nya pasti bertahan karna kami juga jalan nya perlahan-lahan. Lagian kan ini buatan Indonesia, pasti kuat lah ngadepin jalan - jalan yang gak mulus di Indonesia huehee

'Nah..Kira-kira bisa ga kalo kita nepi di sini ni?'
'Bisa la tu yo, cukup kurasa'
'Okela, yas cak kau turun dulu lah. Stop dulu yang di belakang'

Ilyas pun mengeluarkan keahlian terpendam nya....

'Teros yoo! Kiri sikit! Haaa! teroos terooss.....'

Yap, itulah skill Ilyas. Tanpa skill Ilyas ini kami tak akan bisa bertahan sejauh ini, dan kami berempat langsung turun nge check seberapa kacau kondisi ban nya. Dan ternyata sangat kacau :D

'We bantu la aku ni, carikkan dulu batu yang agak gede'
'Oke aku ambil batu yo'

Ilyas ,aku dan bio masing - masing sibuk sementara yogik main hape -_-

Setelah beberapa cara, dan kebetulan juga kami udah telat buat nonton 5 cm.

Bio bilang 'Bagusan mobil kita tinggal aja di sini ,terus nanti kalo film dah siap baru kita betolin. Gimana?'
'Lah?Yakin kau? Gak apa - apa kita tinggal di sini?Depan pagar rumah orang pulak ini?' Aku masih belom yakin.
'Iyalah, jam berapa lagi nonton?Sayang film nya uda lewat'

Menurut aku lebih sayang mobilnyan sih, tapi yasudalah. Kami beres-beres minggirin batu, masukin dongkrak dan yang terakhir buat pesan "BAN MOBIL BOCOR"
Bio nyarik-nyarik pulpen di dalam mobil tapi gak ketemu, aku ama ilyas minjem pulpen orang - orang yang lewat tapi gak ada jugak. Dan akhirnya ide brilian Bio adalah oli dongkrak, pengganti tinta nya yaa oli. Aku pun ngorbankan jariku buat nulis .

Pas tulisan nya uda kelar, eh kami malah bingung mau narok dimana. Andddd suddenly i noticed kalo kaca belakang mobil Bio bedebu, kertas nya aku buang dan aku tulis di kaca nya "BAN MOBIL BOCOR"

Yap, briliant i know! Ilyas dan Bio pun nulis nomor hape nya just in case ada yang mau kenalan, eh maksud nya jaga-jaga kalo ada apa - apa. Kami pun berlari ke paladium, kaya kakek-kakek panti jompo yang kabur dari suster panti jompo yang mau ngasi obat. Ketika nyampe di Paladium tuh rasanya kaya nemu septiteng pas lagi sesak kali mau ngeluarin.

Langsung kami masuk kedalam, dan boooom...Kedaan nya aneh, cuma tiga atau dua lampu yang hidup, cuma lampu deket lift yang menuju ke 21. Masa bodoh, mau ada hantu ato apalah kami ga peduli film uda main kira-kira 20 menit!

Akhirnya nyampe juga di cinema 21, mereka bertiga langsung belik tiket dan aku ke kamar mandi dulu nyuci tangan bekas oli tadi. Suasana kamar mandi di jam 10 ituuuu ....Hening............
Terlintas di fikiran ku film Silent Hill, mengkhayal kalo lampu nya kedip-kedip dan keluar darah dari keran . Tiba-tibaaa!!!!

Duugg..........

Dugg......

Ngeeeekkk....

Eh, bapak-bapak yang di lift tadi ikutan ke kamar mandi. Berdiri di pojok dan mengeluarkan "KencingStyle"

Look at da time! Langsung hiraukan bapak-bapak itu dan lari ke tiga besplend ku. Tiket dibeli, dan kami caw ke studio 2. Lari - lari di tangga, di lobby juga lari-lari dan akhirnya studio 2 pun ditemukan. Setelah duduk, kami berempat menikmati film "5 cm" . Haaah... Ini Baru "NEW YEAR ADVENTURE"

Di film itu, aku ngerasa semakin bangga dengan Indonesia. Gaak ogah bukan karena betor, macet, ato apalah. Tapi Gilak! Ternyata cewe Indonesia itu cantik-cantik! Liat aja nih film "5cm" ! lebih jelasnya liat 'Raline Shah' ! Canda deh bukan karena cewe juga, tapi karena kecantikan pemandangan di Indonesia!
 Coba aja liat Ranau Kumbolo, belom lagi Puncak gunung Sumeru...Astaga, padahal udah 17 tahun tinggal di Indonesia tapi baru tau kalo Indonesia punya keindahan kaya gini.

Film yang sangat menginspirasi banyak orang, terutama kami. Kalo kami sih bukan 5 cm tapi 4 cm, Dwiki-Bio-Yogi-Ilyas hahaha. Film nya kelar dan kami langsung lari - lari lagi menuju mobil tercinta. Alhamdulillah, keadaan nya masih sama, tapi sayang gadak yang benerin ban nya hehe. Setelah melalui beberapa cara, kami nyoba perbaiki ban mobilnya sampe - sampe banyak orang ngeliatin. Mungkin mereka berfikir, bagus juga ya kalo malam tahun baru buka bengkel. Pasti banyak omset! Tapi sebenarnya kami kualahan, padahal cuma 1 ban doang!

Ada Bapak-bapak dan abang-abang yang bantuin kami, beh finally siap juga. Dengan power anak bengkel dari bio,dwiki,ilyas dan yogik masalah pun terselesaikan huehee. Yah, walaupun kami selesai tapi gada pilihan lain selain nunggu. Soalnya mobil gak bisa mundur, padat abis. Kami pun mutusin buat buka kaca, dan cerita - cerita. Yap kalo aku sih udah pasti nyeritain seseorang yang selama ini susah di mengerti, padahal udah dekat. Tapi yah begitulah, dan waktu pun berlalu dengan cepat...

Tiba - tiba ......

'Woiii!!! Geser itu mobil kelen! Kami mau lewat!'
Eh ada uwak - uwak botak marah-marah. Bio langsung ngidupin mesin

'Gak bisa lagi ni gerak wak! Tadi ban kami bocor jadi nunggu di sini!'
Uwak botak gak mau ngalah 'Apapulak klen parkir situ, eh B**at! Mundurkan itu'
Aku, Anak muda nya pun turun. 'Cobak lah tengok bang, bisa gak kami gerak?!'

Keadaan makin ricuh, anggota si Wak Botak pun ikutan heboh

'Awas sikit bang! Kami mau lewat!'
'Mana bisa bang! liat lah ini di belakang rame lagi!padat! Gak bisa abang lewat, itukan kosong bang! Muter aja la bang!' Bapak-bapak dari mobil keliatan emosi

'Alah!Gadak muter-muter! Kami mau lewat sini!'
Tiba-tiba ada lagi bapak-bapak dari mobil avanza keluar
'HEH! GAK KAU TENGOK BANYAK KALI DI BELAKANG INI?! MAU KAU LAWAN KAMI SEMUA?!'
Karena uda kalah argumen, uwak botak keliatan 'down' dan istrinya nyoba nenangin dia. Tiba - tiba dia teriak ...
'Turun kau!' Laah istri nya di suru turun. Dan uwak botak beserta geng nya pun milih untuk muter dari jalan lain.

Back to our car...

kriiikkk........kriiiikk........kriiikkk

'Gila uwak itu'
'Untuk bapak-bapak itu keluar! Gila uda tegap mana brani uwak itu'

'HAHA! Emang beda pemikiran orang berpendidikan sama yang engga berpendidikan wak!' Yogi nyosor aja.

Pas ada kesempatan, akhirnya kami mutusin buat lanjut perjalanan. Karena takut nanti ada uwak -uwak botak lain yang kaya tadi, kan gaenak new year night diwarnai masalah berantam - berantam.
Baru sebentar aja jalan, tiba - tiba ban nya ngulah lagi. Kali ini kayaknya ban nya baling, soal nya putaran ban nya terasa kali gak karuan.

Kami pun minggir dan ngecek keadaan ban....
Tapi posisi kami berenti lebih gaenak lagi dari sebelumnya. Ada rumah tua, dan di gembok sampe dua gembok. Dengan sok berani nya aku deketin pagar nya dan ngintip...

'Gilaaaaa! Angker kali ini ruma! Berapa taun uda kosong?!'

Yogi dan Ilyas yang penasaran pun ikutan ngintip

'Aiihh, ngeri ah! Kau berani uji nyali di dalam yas?'
'Aaargghhh! Kau aja lah! di luar aja awak dah takut apalagi di dalam!'

*yup Make sense

'We udah lah, bantuin aku ni. Biar langsung balik aja kita. Susah ban nya ni, kayaknya kurang ketat'
'Oke...oke yo, ni coba ketatin lagi'

Gak lama akhirnya kelar juga, dan gak buang - buang waktu lagi kami langsung ke arah pulang. Tapi pas di jalan Bio nawarin makan sate di deket sakti lubis. Dan akhirnya kami gak jadi pulang, makan sate dulu cuuuy! Abis makan sate, baru deh pulang. Dengan mata yang sudah mulai berat, kami berempat menelusuri medan-deli tua.

Sampek juga di rumah Bio, home sweet home. Kami berempat langsung masuk kamar Bio, haaah rasa nya ini malam tahun Baru yang paling aneh. Di bilang have fun sih iya tapi cara nya lain heeheee.
Waktu menunjukkan pukul 5 kurang 15 menit, nanggung kali emang kalo lanjut tidur bentar lagi juga sholat subuh *eh gaya sok solat

Jadi, kami mutusin buat cerita - cerita aja. Gaak, gak cerita cewe lagi kok. Tapi cerita "MISTERI"
baru beberapa cerita eh Ilyas dah tidur dluan, sungguh perbuatan tercela bung. Tinggal lah tiga anak muda yang bertahan, yaa walaupun aku nutup mata tapi gak bobok kok hehe. Dan pada akhirnya, kami mutusin buat tidur. Tapi, kayak nya tadi itu suara adzan. Berhubung setengah sadar, kami pun tertidur pulassss

Tiba - tiba hape ku bergetar, eh ternyata si Mama udah nyuruh pulang. Masih jam 7 ternyata!? Itu artinya aku baru tidur slama 2 jam. Astaga, langsung aja aku bangunin yang lain. Bisa di bayangin gimana wajah-wajah orang yang tidur nya cuma 2 jam. Gak karuan sama sekali, dan kami pun beranjak dari tempat tidur. Kecuali Bio, Pak supir masih aja molor! Yasudah lah, kita coba bangunin lagi. Dan akhirnya bangun juga. Selamaat! Kamu berhasill! *iklan popmie

Sarapan pun udah di siapin sama mamake nya Bio, hmmm mantap. Setelah istirahat beberapa menit, kami pun pulang ke rumah masing-masing, i really enjoyed my new year night!

Well, begitu lah cerita nya. Semoga di tahun baru ini keinginan kita tercapai! Dan yang pastinya kita lebih baik dari tahun lalu! AMINNNNN....

Leave ur comment guys! Thanks for reading!


Tidak ada komentar:

Posting Komentar